Tetap Modis di Musim Hujan

“Tik tik tik..bunyi hujan di atas genting
Airnya turun tidak terkira
Cobalah tengok dahan dan ranting
Pohon dan kebun basah semua..

” Duuu duuwh… nggak kerasa musim hujan datang lagi nih. Gimana nih.. ups.. jangan bingung dulu. Pakaian apa ya yang cocok di saat musim hujan ini? Walau sekarang lagi musim hujan, kamu bisa kok mengenakan pakaian yang modis, tanpa menghalangi kreativitas kamu.

Namanya juga musim hujan, jangan sampailah kamu mengenakan hot pant atau pakaian tank top. Apa gunanya, walau gaya tapi badan meriang. Ih.. amit-amit deh.. Mendingan saat musim hujan ini kamu mesti mengenakan jaket.

Jaket ini mesti dikenakan di luar busana harian kamu. Hal ini merupakan cara ampuh untuk menyiasati penampilan kamu. Selain menjadi penghangat dan pelindung tubuh, jaket juga mampu mendongkrak penampilan. Jaket yang kamu pilih tentunya mesti sesuai dengan baju kaos atau dalaman kamu. Awas, jangan ngasal.

Selain itu, di saat musim hujan ini, pilih pakaian dengan bahan-bahan yang tipis dan ringan namun comfort. Seperti material cool wool atau polyester. Karena mencari dan merawatnya pun mudah. Nggak hanya dengan bahan itu, kamu juga bisa mengenakan jaket bulu atau berbahan wol tebal.

Sebaiknya selama musim hujan ini, kamu mesti simpan dulu deh, koleksi rok kamu. Sebab, kalau mengenakan rok di musim hujan ini, dikhawatirkan cuaca ini akan mempengaruhi kesehatan tubuh kamu, karna, banyak akses angin jahat masuk ke tubuh kamu. Kalau, kamu pengen mengenakan sepatu atau higheels, boleh-boleh aja. Asal, kamu mesti membawa tisue, untuk membersihkan sepatu kamu itu dari percikan becek. Itu wajib. Selamat mencoba!

sumber : http://xpresiriau.com/x-style-gaya-fashion-terbaru-trendsetter/tetap-modis-di-musim-hujan/

Tips Memilih Baju Untuk Si Kurus

Memilih baju untuk orang yang kurus memerlukan perhatian yang khusus. Gimana caranya agar baju kaos yang digunakan dapat “menghilangkan” kesan kurus dari pandangan orang lain.

Nah, berikut adalah beberapa tips untuk orang yang ingin menggunakan kaos namun memiliki berat badan yang kurang alias kurus.

1.    Gunakan kaos dengan gaya menumpuk. Hal ini untuk membantu memberi kesan tubuh lebih berisi. Misalnya dengan memakai baju tambahan seperti rompi, sweater atau jaket.

2.    Perhatikan detail busana. Penggunaan aksesoris tambahan seperti kantung tempel, juga dapat membantu memberi kesan yang sama.

3.    Bahan tipis dan lemas menempel di tubuh lebih memperlihatkan tubuh kurus, jadi pakailah kaos yang memiliki jenis bahan yang sedikit tebal supaya tubuh tampak lebih berisi. Contohnya adalah seperti baju rajut.

4.    Untuk para wanita khususnya, pergunakan ikat pinggang yang kecil agar tampak lebih proposional

5.    Dan juga para wanita dapat membawa tas sederhana dan berukuran kecil dan tipis seperti model tote untuk mempercantik penampilan.

6.    Baju yang longgar membuat tubuh kurus kelihatan lebih kurus (tenggelam di dalam bajunya), jadi pakailah kaos yang mengikuti bentuk tubuh.

So, enjoy your day with your lovely t-shirt.***

sumber : http://www.sentro.net/blog/company-news/tips-memilih-baju-untuk-si-kurus/

Perpaduan Warna Kulit dan Warna Pakaian

Acara apa pun pasti Anda ingin tetap menarik berpenampilan. Meskipun tren tahun ini cenderung “Be Your Self”, namun Anda jangan salah memadukan warna pakaian dengan warna kulit.

Berikut ada tips sederhana dan umum kita tahu mengenai perpaduan warna pakaian dan warna kulit.

* Kulit putih sangat pantas mengenakan warna-warna pastel seperti coklat muda, biru muda atau pink. Meskipun warna lain juga tidak dilarang untuk dipakai.
* Kulit kuning langsat lebih pantas mengenakan Warna tropis (jingga, hijau, merah, kuning dan biru ) merupakan pilihan yang terbaik.
* Kulit sawo matang jangan ragu untuk memilih warna ungu, tosca atau maroon agar Anda terlihat lebih menarik.
* Kulit gelap yang eksotik cocok jika menggunakan busana warna tanah yang lembut.

Hati-hati, jangan sampai Anda melakukan hal berikut ini :

* Nekat menggunakan warna busana yang terlalu kontras dengan kulit. Misalkan saja Anda berkulit hitam sementara busana yang dikenakan warna shocking pink. Penampilan Anda akan terlihat berat sebelah! Silahkan memakai warna kontras bila ada acara khusus seperti clubbing.
* Memakai aksesoris dari rambut sampai kaki yang warnanya tidak matching dengan warna baju yang dikenakan. Bisa-bisa orang menganggap Anda manekin berjalan. Ini jelas berlebihan jika dipakai saat hari raya.

sumber : http://www.rileks.com/lifestyle

Tips Merawat Baju Batik

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk merawat baju batik, agar tetap awet dan memiliki warna yang indah. Berikut tips merawat baju batik yang kami lansir dari tabloidnova.com:

1. Saat mencucinya, gunakan sabun pencuci khusus untuk kain batik yang banyak dijual di pasaran.
2. Atau, cuci baju batik dengan sampo rambut. Sebelumnya, larutkan sampo di air sampai tak ada bagian yang mengental. Lalu, celupkan design batik.
3. Mencuci model batik juga bisa dengan menggunakan buah lerak atau daun tanaman dilem yang sudah diredam air hangat. Caranya, remas-remas buah lerak atau daun dilem sampai mengeluarkan busa lalu tambahkan air secukupnya, dan siap untuk mencuci batik. Aroma buah lerak mampu mencegah munculnya hewan kecil yang bisa merusak model baju batik.
4. Saat mencuci desain baju batik, jangan pakai deterjen dan jangan digosok. Jika batik tak terlalu kotor, cukup rendam di air hangat. Tapi jika benar-benar kotor, misalnya terkena noda makanan, bisa dihilangkan dengan sabun mandi atau kulit jeruk. Caranya, cukup dengan mengusapkan sabun mandi atau kulit jeruk di bagian yang kotor tadi.
5. Sebaiknya, jangan mencuci batik dengan mesin cuci.
6. Saat akan menjemurnya, batik yang basah tak perlu diperas. Dan jangan menjemurnya langsung di bawah sinar matahari. Jemurlah di tempat teduh atau diangin-anginkan hingga kering.
7. Saat menjemurnya, tarik bagian tepi batik secara perlahan agar serat yang terlipat kembali ke posisi semula.
8. Jika sudah dijemur, hindari menyeterika batik secara langsung. Jika batik tampak sangat kusut, semprotkan sedikit air di atas kain batik lalu letakan sehelai alas kain di atasnya, baru diseterika.
9. Bila Anda ingin memberi pewangi atau pelembut kain pada batik tulis, jangan semprotkan langsung pada kainnya. Sebaiknya, tutupi dulu batik tulis dengan koran, lalu semprotkan cairan pewangi dan pelembut kain tadi di atas koran.
10. Jangan semprotkan parfum atau minyak wangi langsung ke kain batik, terutama batik sutera dengan pewarna alami.
11. Simpan batik kesayangan Anda dalam plastik agar tak dimakan ngengat. Saat disimpan dalam lemari jangan diberi kapur barus, karena zat padat ini sangat keras dan bisa merusak batik.
12. Cara lain agar batik tak dimakan ngengat, beri sedikit merica yang dibungkus tisu di lemari tempat menyimpan batik. Atau, letakkan akar wangi yang sudah dua kali melalu proses pencelupan dalam air panas dan dijemur hingga kering. Baju Batik anda akan selalu tampil baru seperti di tempat jual batik dan jual baju batik.

(http://www.tabloidnova.com)